Dari sekian banyak cara, teknik yang berikut ini ternyata termasuk yang paling powerful untuk mencapai state rileks dalam waktu secepat-cepatnya. Dengan berlatih ini, kita akan terbiasa masuk ke kondisi rileks dengan mudah. Kebiasaan ini menjadi penting di saat tugas, pekerjaan, bisnis, dan rutinitas kita menyedot banyak tenaga dan pikiran. Misalnya, saat kita tengah melakukan meeting marathon berjam-jam, saat bernegosiasi keras dengan suatu pihak, atau saat harus mengambil keputusan yang sangat berat. Teknik ini juga berlaku jika kita sekedar ingin rileks saja.
Tampilkan postingan dengan label Self Therapy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Self Therapy. Tampilkan semua postingan
16.12.09
Mendadak Rileks (Do This Now!) by Ikhwan Sopa 0 komentar
Kita bisa menjadwal rutinitas relaksasi kita. Akhir minggu dan hari libur adalah pilihan yang paling umum, di mana kita merasa punya cukup waktu untuk menikmati rileks. Di luar waktu-waktu itu, kita biasanya sulit menduga-duga kapan sebenarnya kita memerlukan rileks. Ketidakpastian ini sejalan dengan ketidakpastian naik dan turunnya mood dan perasaan. Oleh sebab itu, kita memerlukan sebuah keterampilan dan kebiasaan untuk bisa merasakan rileks dalam waktu yang cukup singkat. Tepatnya, mencapai kondisi rileks dalam waktu pendek. Segera menjadi rileks.
Dari sekian banyak cara, teknik yang berikut ini ternyata termasuk yang paling powerful untuk mencapai state rileks dalam waktu secepat-cepatnya. Dengan berlatih ini, kita akan terbiasa masuk ke kondisi rileks dengan mudah. Kebiasaan ini menjadi penting di saat tugas, pekerjaan, bisnis, dan rutinitas kita menyedot banyak tenaga dan pikiran. Misalnya, saat kita tengah melakukan meeting marathon berjam-jam, saat bernegosiasi keras dengan suatu pihak, atau saat harus mengambil keputusan yang sangat berat. Teknik ini juga berlaku jika kita sekedar ingin rileks saja.
Dari sekian banyak cara, teknik yang berikut ini ternyata termasuk yang paling powerful untuk mencapai state rileks dalam waktu secepat-cepatnya. Dengan berlatih ini, kita akan terbiasa masuk ke kondisi rileks dengan mudah. Kebiasaan ini menjadi penting di saat tugas, pekerjaan, bisnis, dan rutinitas kita menyedot banyak tenaga dan pikiran. Misalnya, saat kita tengah melakukan meeting marathon berjam-jam, saat bernegosiasi keras dengan suatu pihak, atau saat harus mengambil keputusan yang sangat berat. Teknik ini juga berlaku jika kita sekedar ingin rileks saja.
Langganan:
Postingan (Atom)
